LINTASMATRA.COM – BANGLI
SUSUT – Babinsa Desa Tiga Koramil 1626-02/Susut, Kopka I Gusti Putu Arya Merta, bersama anggota Polsek Susut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangli, dan warga masyarakat, melaksanakan pemadaman kebakaran lahan bambu milik warga di Banjar Temaga, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Selasa (20/10/2026).
Kebakaran yang terjadi di lahan bambu milik I Nyoman Suandra tersebut diketahui sekitar pukul 15.30 WITA. Peristiwa bermula saat saksi I Kadek Sudiarta melihat kepulan asap dari areal tegalan yang ditumbuhi bambu ketika berada di kandang babi milik I Gede Suardanta. Setelah memastikan sumber asap, saksi mendapati lahan bambu tersebut telah terbakar dan segera memberitahukan kejadian itu kepada warga serta pemilik lahan, sekaligus meminta bantuan untuk menghubungi pihak Damkar Kabupaten Bangli.
Mendapat informasi dari tokoh masyarakat I Putu Ardana Putra pada pukul 15.47 WITA, Babinsa Desa Tiga segera berkoordinasi dan menuju lokasi bersama anggota Polsek Susut. Pada pukul 16.00 WITA, Babinsa bersama aparat kepolisian dan warga langsung melakukan upaya pemadaman api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Dua unit mobil Damkar Kabupaten Bangli tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WITA dan langsung membantu proses pemadaman. Berkat kerja sama dan kesigapan seluruh pihak, api berhasil dipadamkan pada pukul 17.00 WITA.
Akibat kejadian tersebut, diperkirakan sekitar 50 are lahan bambu terbakar dengan kerugian materiil mencapai kurang lebih Rp30 juta. Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu oleh gesekan antarbambu yang menimbulkan percikan api, kemudian membesar akibat angin kencang. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih berdasarkan dugaan awal.
Selain membantu proses pemadaman dan melaporkan kejadian kepada pimpinan, Babinsa juga berkoordinasi dengan pihak Damkar Kabupaten Bangli serta mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau. Warga diingatkan untuk tidak membakar sampah sembarangan serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di area yang mudah terbakar.
Kehadiran Babinsa bersama aparat kepolisian, petugas Damkar, dan masyarakat merupakan wujud sinergi dalam penanganan bencana serta upaya memberikan perlindungan kepada warga dan lingkungan di wilayah binaan.
Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa jajaran TNI melalui Babinsa akan terus bersinergi dengan unsur terkait dan masyarakat dalam menghadapi berbagai kejadian di wilayah, termasuk bencana kebakaran.
Dandim juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Selama proses pemadaman berlangsung, Babinsa bersama anggota Polsek Susut, petugas Damkar Kabupaten Bangli, dan warga bahu-membahu hingga api berhasil dikendalikan. Kegiatan pemadaman berjalan aman, tertib, dan lancar.
(Red)