LINTASMATRA.COM – BANGLI
Susut – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Jumat malam (30/10/2026) mengakibatkan sebuah pohon Nyantuh yang sudah kering dan lapuk tumbang menimpa bangunan dapur milik warga di Banjar Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Babinsa Desa Abuan Koramil 1626-02/Susut, Sertu I Dewa Gede Mertawan, bersama Bhabinkamtibmas Desa Abuan Aipda I Komang Budiartha dan Perbekel Desa Abuan I Wayan Widnyana, mendatangi lokasi kejadian pada Sabtu (31/10/2026) pukul 06.00 WITA untuk melakukan pengecekan serta membantu proses penanganan pohon tumbang.
Pohon tersebut diketahui milik I Wayan Mudiana (53), warga Banjar Sala, Desa Abuan. Berdasarkan kronologi kejadian, sekitar pukul 21.00 WITA pada Jumat (30/10/2026), hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan pohon Nyantuh yang telah kering dan lapuk tumbang hingga menimpa bangunan dapur permanen milik korban.
Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian materiil sebesar Rp50 juta. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Dalam upaya penanganan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, lima orang anggota BPBD Kabupaten Bangli, perangkat desa, Bendesa Banjar Adat Abuan, serta warga masyarakat Banjar Sala bergotong royong melakukan pemotongan pohon dan membersihkan ranting-ranting yang berserakan. Proses evakuasi dan pembersihan pohon tumbang selesai dilaksanakan pada pukul 09.30 WITA.
Selain membantu proses evakuasi, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Perbekel Desa Abuan juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Warga diminta memperhatikan kondisi pohon di sekitar rumah dan lingkungan tempat tinggal, khususnya pohon yang sudah tua, kering, atau lapuk, guna mencegah kejadian serupa.
Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI dalam membantu warga yang mengalami musibah.
“Babinsa harus selalu tanggap terhadap setiap kejadian di wilayah binaan dan bersinergi dengan aparat terkait serta masyarakat dalam penanganan bencana. Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan segera melaporkan apabila terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan,” tegasnya.
Berkat kerja sama dan gotong royong seluruh pihak, proses evakuasi pohon tumbang dapat diselesaikan dengan baik. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali.
(Red)