LINTASMATRA.COM – BANGLI
Bangli – Dalam rangka mempererat sinergitas dengan unsur adat serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah binaan, Babinsa Desa Landih Pelda I Komang Juni Suantara melaksanakan koordinasi dengan Bendesa Adat Landih, I Wayan Radin, bersama Prajuru Adat, bertempat di Pura Puseh Pekarangan Subak Abian Landih, Desa Landih, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Selasa (3/11/26).
Dalam koordinasi tersebut, dibahas rencana pelaksanaan Upacara Adat Masapuh-Sapuh dan Piodalan yang nantinya akan dihadiri oleh krama atau warga masyarakat. Babinsa menyampaikan bahwa pihaknya akan melaksanakan pemantauan dan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan adat berjalan aman, tertib, lancar dan nyaman.
Selain membahas kegiatan adat, Babinsa juga menyampaikan informasi dan sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI AD Tahun Anggaran 2027. Informasi tersebut diharapkan dapat diteruskan oleh Bendesa Adat dan Prajuru Adat kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki keinginan untuk mengabdikan diri melalui TNI AD.
Babinsa Desa Landih Pelda I Komang Juni Suantara mengatakan bahwa koordinasi dengan Bendesa Adat dan Prajuru Adat sangat penting untuk membangun komunikasi serta kerja sama dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kami siap melaksanakan pemantauan dan pengamanan pada saat Upacara Adat Masapuh-Sapuh dan Piodalan berlangsung, sehingga masyarakat yang hadir dapat melaksanakan kegiatan persembahyangan dengan aman, tertib dan nyaman. Kami juga berharap informasi penerimaan calon prajurit TNI AD TA 2027 dapat disebarluaskan kepada generasi muda yang berminat menjadi prajurit TNI AD,” ujar Babinsa.
Sementara itu, Bendesa Adat Landih, I Wayan Radin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Babinsa atas koordinasi serta kepeduliannya terhadap kegiatan adat di wilayah Desa Landih.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah berkoordinasi terkait rencana pelaksanaan Upacara Adat Masapuh-Sapuh dan Piodalan, termasuk rencana pemantauan dan pengamanan nantinya. Kami berharap melalui kerja sama ini seluruh rangkaian kegiatan adat dapat berjalan aman, tertib dan lancar. Terkait sosialisasi rekrutmen TNI AD, informasi ini tentunya sangat bermanfaat dan akan kami teruskan kepada krama, khususnya generasi muda di Desa Landih,” ungkapnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa Babinsa harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, menjalin komunikasi dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat, serta mendukung setiap kegiatan positif di wilayah binaan.
“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Saya berharap seluruh Babinsa terus meningkatkan komunikasi dan sinergitas dengan unsur adat maupun masyarakat, termasuk mendukung kelancaran kegiatan adat serta aktif menyosialisasikan penerimaan calon prajurit TNI AD kepada generasi muda,” tegas Dandim.
Dandim juga menekankan bahwa penerimaan calon prajurit TNI AD dilaksanakan secara gratis, transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan dalam proses seleksi.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara TNI dengan unsur adat dan masyarakat, sehingga pelaksanaan Upacara Adat Masapuh-Sapuh dan Piodalan dapat berlangsung aman dan lancar serta informasi rekrutmen calon prajurit TNI AD TA 2027 dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat,” pungkasnya.
(Red)