Warga Apresiasi Managemen RSUD Grati Dalam Tingkatkan Pelayanan Pasien

LINTASMATRA.COM-PASURUAN.

GRATI – Dikenal dengan pelayanan yang maksimal, managemen RSUD Grati yang berdomisili di Pasuruan timur tersebut senantiasa berpesan kepada seluruh jajaran pegawai dan karyawan agar terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan masyarakat, mengingat bahwa kesembuhan pasien adalah sebuah kepuasan dalam melayani masyarakat.
RSUD Grati yang dikenal sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan memegang peranan yang cukup penting dalam pembangunan kesehatan. Dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit perlu memperhatikan manajemen strategi apa yang akan diterapkan rumah sakit dalam meningkatkan kualitas dari pelayanan itu sendiri.

Untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan oleh RSUD Grati dalam meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap pasien rawat inap peserta BPJS Kesehatan khususnya di kelas 3.
Dalam upaya tersebut terdapat kendala-kendala yang terjadi sehingga pihak rumah sakit juga harus memiliki solusi dalam menghadapi kendala yang timbul dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan tersebut.

Untuk mengetahui sejauh mana pelayanan dan kendala saat melayani pasien, Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Grati, Kabupaten Pasuruan, Aris Kurniawan yang didampingi CIS Pelayanan Rumah Sakit, Abbas menyatakan apresiasinya atas perhatian dari masyarakat dan wartawan.
Kemudian berharap ada saling kerja sama untuk memberikan masukan masukan demi tercapainya pelayanan maksimal oleh pihak RSUD. “Kami berharap wartawan bersikap profesional dan bisa menyampaikan kegiatan kegiatan rumah sakit agar sampai pada masyarakat,” ungkap Aris.

Aris juga menyampaikan bahwa pihak rumah sakit terkadang menemui kendala dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. “Yang jadi kendala kita antara lain jika ada pasien rumah sakit sewaktu masuk menggunakan layanan umum karena tidak memiliki BPJS atau layanan sosial lainya,” ucapnya.
“Namun ketika sudah mau pulang dan selesai perawatan pihak keluarga mengutarakan bahwa dirinya masuk pada kategori warga miskin, dan memaksa RSUD memberlakukan klaim layanan seperti pada warga miskin lainya. Hal inilah yang perlu solusi, mengingat management rumah sakit juga terikat aturan administratif yang harus dilaksanakan,” pungkasnya.(dia/ine/tim )

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.