Proyek Pemasangan Pipa PDAM Di hentikan Warga Mojoparon Karena Belum Adanya Konpensasi

LINTASMATRA.COM-PASURUAN.

REMBANG-Proyek pemasangan pipa PDAM penghubung ke salah satu pabrik , menuai protes warga ,dan di berhentikan, konflik tersebut terjadi di Dusun Mojokopek , Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, pada Hari Senin,(20/06/2022) sekitar pukul 08.30 WIB.

Diketahui dari informasi yang di dapat Media Lintasmatra.bahwa pemberhentian pekerja sudah terjadi dua kali ,awal pemberhentian pemasangan terjadi sekitar beberapa bulan yang lalu.

Pasalnya,mereka menolak proyek dilanjutkan karena belum ada sosialisasi terhadap warga, terutama mengenai kompensasi yang belum di penuhi yaitu pemasangan air bersih gratis ke warga setempat.

Fauzi Lukman,selaku ketua RT 02/RW 06, Dusun Mojokopek, Desa Mojoparon mengatakan,” Warga terpaksa menghentikan pekerjaan pipanisasi karena belum ada sosialisasi,” kata Fauzi

Pemasangan jaringan pipa PDAM sebelumnya sempat berjalan pada bulan Februari 2022. Tapi, karena tidak ada sosialisasi, pada akhirnya proyek dihentikan, sudah beberapa kali pertemuan pemilik proyek dan warga.tapi belum juga ada kesepakatan sampai sekarang, la kog sekarang malah digarap lagi,” ungkapnya.

Dari pihak kami sebetulnya, tidak meminta konpensasi yang sangat berat, hanya saja meminta distribusi air dari PDAM gratis itu saja, untuk setiap rumah di kampung setempat,kenapa kami menuntut seperti ini karena pipa tersebut melewati perkampungan warga.” Menurutnya.

Dengan kami mendapatkan air dari PDAM gratis, maka kami secara tidak langsung bisa mengurangi beban listrik rumah tangga,karena tidak lagi harus menyalakan pompa air untuk mendapatkan air,” Pungkas Fauzi(san)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.