LINTASMATRA.COM-MALANG.
MALANG – Langkah hukum yang dituntut masyarakat akhirnya dilaksanakan dengan tegas. Aktivis Kepemudaan Malang, Axel Kharisma, memberikan dukungan penuh atas tindakan nyata personel Satpol PP Kabupaten Malang yang turun langsung melakukan eksekusi pembongkaran hari ini terhadap bangunan kandang anjing ilegal di Dusun Suko, Desa Sumberpucung, Kecamatan Sumberpucung.
Tindakan represif yang terukur pada hari ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) secara konsisten, berani, dan tanpa tebang pilih. Langkah penertiban ini mutlak dilakukan guna mengembalikan fungsi fasilitas publik yang vital bagi produktivitas pertanian warga setempat.
Sebelumnya, bangunan komersial tersebut terbukti melakukan pelanggaran berat tata ruang karena berdiri tanpa izin di atas aset negara. Keberadaannya secara ilegal telah menutup saluran irigasi pertanian serta melumpuhkan akses Jalan Usaha Tani (JUT), yang memicu kemarahan serta aduan resmi dari Kelompok Tani Sumberpucung karena merugikan hajat hidup orang banyak.
“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh eksekusi penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP hari ini. Ini adalah sinyal kuat dan peringatan keras bahwa pemerintah tidak akan kalah oleh tindakan individu mokong yang mengorbankan kepentingan umum demi bisnis pribadi,” tegas Axel Kharisma secara tertulis.
“Fasilitas pengairan sawah dan jalur distribusi logistik petani adalah harga mati yang tidak boleh diganggu gugat oleh siapa pun.”
Secara lantang, Axel menegaskan bahwa tindakan tegas hari ini harus menjadi momentum bagi Pemkab Malang untuk membersihkan seluruh bangunan liar yang mencaplok fasilitas negara di wilayah lain. Pihaknya mengingatkan agar aparat penegak Perda tidak goyah atau memberi celah kompromi jika ada upaya perlawanan dari pemilik bangunan.
“Hari ini hak-hak agraria petani Sumberpucung resmi diselamatkan. Kami dari elemen kepemudaan Malang berkomitmen akan mengawal ketat area pasca-eksekusi ini guna memastikan fungsi saluran irigasi dan Jalan Usaha Tani pulih total secepatnya tanpa ada intervensi kembali di masa depan,” pungkas Axel dengan nada keras.