By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
Cari
Entertainment
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
Reading: Adat dan budaya dalam mensyukuri nikmat hasil alam terus dilestarikan oleh warga masyarakat Dusun Pancer
Share
Font ResizerAa
Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
Font ResizerAa
  • Kabar Daerah
  • Kabar TNI
  • Kabar Polisi
  • Kabar Pemerintahan
  • Dewan Redaksi
  • Kontak Kami
Cari
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
Follow US
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
Lintas Matra - Media Online Nasional > Blog > Kabar Daerah > Surabaya > Adat dan budaya dalam mensyukuri nikmat hasil alam terus dilestarikan oleh warga masyarakat Dusun Pancer
Kabar UmumSurabayaUncategorized

Adat dan budaya dalam mensyukuri nikmat hasil alam terus dilestarikan oleh warga masyarakat Dusun Pancer

Last updated: 9 September 2019 08:10
Hariyanto SH
Share
4 Min Read
SHARE

LINTASMATRA – SURABAYA ratusan masyarakat Pancer Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar ritual larung sesaji dalam rangka Petik Laut Pancer ke 43. Upacara adat yang dihelat setiap awal tahun penanggalan hijriah itu dilakukan dengan melarung sesaji seperahu penuh menuju Pulau Mustaka. Sayuran, buah-buahan, gunungan nasi kuning dan juga hasil bumi dilarung di tengah laut lepas. Antusiasme warga menyambut acara ini pun semakin terasa lantaran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung dalam rangkaian acara kali ini. Khofifah bahkan diarak dengan kereta kencana menuju TPI Pancer tempat dilakukannya pelarungan sesaji. Bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Khofifah juga menyematkan anting-anting dan pancing emas di kepala kambing yang sudah disembelih sebelum kemudian dilepaskan ke laut lepas. “Kearifan lokal ini adalah kekayaan adat istiadat dan budaya bangsa kita.

Pak Jokowi sering menyampaikan bahwa Indonesia ini terdiri dari 714 suku. Dan semuanya hidup harmoni. Sebaliknya ada negara yang jumlah suku bangsanya sedikit seperti Afghanistan itu hanya ada 7 suku tetapi tidak mudah bersatu. Oleh karena itu mari kita syukuri nikmar ver Indonesia, nikmat persatuan dan persaudaraan. Tetap jaga Jawa Timur guyup rukun ,” kata Khofifah. Untuk itu ia mengajak seluruh masyarakat untuk melestarikan budaya bangsa. Mantan Menteri Sosial ini juga mengajak masyarakat dan antar tokoh agama agar terus berseiring melestarikan warisan budaya bangsa. Di hadapan masyarakat kampung nelayan Pancer Khofifah juga mengatakan bahwa ia berniat untuk mengajak para nelayan Banyuwangi terutama nelayan Pancer untuk mengdopsi teknologi digital menggunakan gadget dalam mencari ikan. Pasalnya Pemprov Jawa Timur bersama Pemerintah Pusat telah menyiapkan aplikasi digital bagi nelayan agar lebih mudah dalam mencari ikan. Aplikasi yang adaptif digunakan di handphone android itu bisa mendeteksi keberadaan ikan di dalam laut. “Insya Allah dua minggu lagi kita akan uji coba di tiga Kabupaten. Yaitu di Lamongan, Pacitan dan Pamekasan. Tapi kalau nelayan di Pancer siap, kita juga akan terapkan di sini,” tegas Khofifah. Lebih detailnya untuk Kabupaten Lamongan yang akan diuji coba adalah di Brondong, sedangkan untuk Pamekasan di Pasean. Dengan adanya aplikasi ini maka waktu nelayan dalam mencari ikan akan lebih efisien. Karena bisa mendeteksi keberadaan ikan sehingga nelayan bisa menentukan titik dimana mereka akan menebar jala dan menjaring ikan. Kemana nelayan harus melaut bisa ditentukan dengan adanya aplikasi nelayan ini. “Selain waktu lebih efisien, BBM juga lebih efisien. Saya sudah cocokkan dengan Pak Bupati, kalau nelayan Pancer siap, maka titiknya juga akan kita siapkan di Pancer,” kata wanita yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan ini.

Mendengar itu, gemuruh suara nelayan pun bergema. Para nelayan antusias agar teknologi digital tersebut bisa sampai kepada mereka yang sehari-harinya bergantung pada pekerjaan mencari ikan di laut. Khofifah optimistis bahwa nelayan Pancer akan mudah beradaptasi dengan aplikasi android untuk nelayan tersebut. Terutama dari segi infrastruktur, jaringan internet Banyuwangi sudah terbilang mumpuni. Pasalnya Kabupaten Banyuwangi menjadi satu-satunya Kabupaten di Jawa Timur yang sudah terkoneksi dengan digital IT lewat terpasangnya jaringan fiber optic. “Setelah fiber optic terpasang seperti sekarang ini, tinggal satu lagi bagaimana nelayan pegang handphone yang terkoneksi dengan aplikasi android ini. Jadi ikan dimana nelayan bisa dapat petanya dan mengantisipasi supaya bisa bekerja lebih efektif dan efisien,” pungkas Khofifah. Aplikasi android ini sudah diterapkan di Indramayu. Jawa Timur ditentukan akan diujicoba di tiga titik. Namun ia akan mengajukan dua tambahan titik yaitu rencananya Pancer dan berharap juga dite

You Might Also Like

DPRD Pasuruan Beri Salut Tertinggi untuk Pemkab: 13 Kali WTP Berturut-Turut, Bukti Kepemimpinan yang Bersih

Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas**

DPP Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPK-SM) SAKERA Memperluas Jaringan Perlindungan Konsumen di Jawa Timur

Pak Dur Penuhi Panggilan Ketiga sebagai Tersangka Kasus Bendungan Lahor

‎Seruan Keras Ketum KNPI: Buktikan Cinta Tanah Air dengan Aksi Nyata, Bukan Retorika

Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article Plt Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi Hadiri Acara Bersih Desa Di Desa Srigading – Lawang
Next Article Pertemuan PPAD Di Aula Koramil 0819/10 Bangil
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
Follow US
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?