By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
Cari
Entertainment
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
Reading: DI DUGA KUAT KADES KEDUNG BANTENG KURANG TRANSPARAN DALAM MEMAPARKAN LPJ 5 TAHUNAN
Share
Font ResizerAa
Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
Font ResizerAa
  • Kabar Daerah
  • Kabar TNI
  • Kabar Polisi
  • Kabar Pemerintahan
  • Dewan Redaksi
  • Kontak Kami
Cari
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
Follow US
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
Lintas Matra - Media Online Nasional > Blog > Kabar Daerah > Pasuruan > DI DUGA KUAT KADES KEDUNG BANTENG KURANG TRANSPARAN DALAM MEMAPARKAN LPJ 5 TAHUNAN
Kabar DesaPasuruan

DI DUGA KUAT KADES KEDUNG BANTENG KURANG TRANSPARAN DALAM MEMAPARKAN LPJ 5 TAHUNAN

Last updated: 1 November 2019 14:10
Hariyanto SH
Share
2 Min Read
SHARE

LINTASMATRA.COM – PASURUAN REMBANG, Pengelolaan Dana Desa, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Alokasi Dana Desa (ADD), dinilai tidak menyentuh akar persoalan masyarakat di Desa Kedung Banteng Kecamatan, Rembang Kabupaten, Pasuruan.

Menurut keterangan warga sekitar telah mengkonfirmasi kepada ketua penyelegara tapi tidak ada respon dan tanggapan permintaan warga serta masyarakat kedung banteng LPJ itu di terangkan secara transparan.

Karena masyarakat kedung banteng sendiri bayak yang berkomentar macam-macam sehingga ramai di perbincangkan dan pada akhirnya tertuang dalam pemberitaan ini, dengan kata, Besarnya dana yang dianggarkan negara melalui APBN dengan jumlah yang terbilang fantastis, tidak berbanding lurus dengan realisasi di lapangan dan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Kepala Desa, aparat Desa maupun fungsi kontrol dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD),” terangnya.

Akibatnya, anggaran ratusan juta bahkan miliaran Rupiah yang digelontorkan negara, pemanfatannya tidak maksimal karena cenderung tidak menjawab akar persoalan, kondisi real, kebutuhan pemberdayaan dan harapan masyarakat desa kedung banteng.

Hasil penelusuran dan investigasi tim lintasmatra di Desa Kedung Banteng, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, ditemukan bahwa penggunaan Dana Desa di Kedung Banteng hanya berorientasi pada kegiatan infrastruktur, Itupun hasilnya tidak maksimal dan tidak dipertanggung jawabkan secara transparan kepada masyarakat.

Ironisnya, beberapa item pembangunan seperti jalan tani, proyek desa, pembangunan deker, dan tanggul penahan abrasi, hingga kini masih mangkrak tanpa pertanggung jawaban yang jelas,” terang warga setempat.

Selain itu, pengelolaan anggaran juga diniilai tidak sesuai regulasi, di mana Kepala Desa non-aktif, Nurul masih mengandalkan jasa kontraktor dan supplyer yang nyatanya di lapangan, hasilnya tidak signifikan, Bahkan, diduga kuat pihak supplyer juga berasal dari oknum maupun yang menawarkan jasa supplyer di beberapa desa di wilayah kecamatan rembang.

Alhasil, beberapa pekerjaan dengan nilai puluhan bahkan ratusan juta bahkan tidak selesai meski realisasi (pencairan) anggaran sudah 100%.

Kualitas dan kondisi pengerjaan juga bahkan ada yang sudah rusak, padahal usianya belum setahun. Hingga berita ini diturunkan laporan pertanggungjawaban ((LPJ) belum dilaksanakan. (Tim )

You Might Also Like

Gerakan Pangan Murah Polri, Polres Pasuruan Berhasil Salurkan 45 Ton Beras untuk Masyarakat

*Pelayanan Samsat dan Satpas Polres Pasuruan Kota Profesional dan Bebas Pungli

Reses di Bulan Puasa, Ketua DPRD Pasuruan Tampung Aspirasi Warga Bulusari

Langit Kelabu dan Pedang Pora: Alam Menjadi Saksi Perpisahan Penuh Makna di Polres Pasuruan

Kawal Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM di Kota Batu, Walkot LIRA Batu Apresiasi Gubernur LIRA Jatim

Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article Di Duga Kurangnya Pantauan Pembangunan Gedung SDN Karangjati Anyar 2 Terkesan Asal Jadi
Next Article HUMAS POLRES SITUBONDO KLARIFIKASI POSTINGAN DI FACEBOOK TERKAIT TILANG PEMILIK AKUN RICKY AZKIA TORO
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
Follow US
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?